Research Methodology sem.5 FITRI AMELIA
METODOLOGI, METODE PENELITIAN ILMIAH
PENDEKATAN ILMIAH DAN PENDEKATAN NON-ILMIAH
D
I
S
U
S
U
N
OLEH:
FITRI AMELIA
1720300112
DOSEN PENGAMPU
EKA SUSTRI HARIDA, M.Pd
FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI PADANGSIDIMPUAN
T.A 2020
A. METODE PENELITIAN ILMIAH DAN METODOLOGI
1. Pengertian Metode Penelitian Ilmiah dan Metodologi
Metode sendiri berasal dari kata methodos (Yunani) yang artinya adalah cara atau menuju suatu jalan. Metode merupakan kegiatan ilmiah yang berkaitan dengan suatu cara kerja (sistematis) untuk memahami suat u subjek atau objek penelitian, sebagai upaya untuk menemukan jawaban yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan termasuk keabsahannya[1]. Menurut Soerjono Soekanto sendiri penelitian merupakan kegiatan ilmiah yang berkaitan dengan analisis dan konstruksi yang dilakukan secara metodologis, sistematis, dan konsisten. Menarik kesimpulan dari pembahasan tersebut, bahwa sistem dan metode yang dipergunakan untuk memperoleh informasi atau bahan materi suatu pengetahuan ilmiah yang disebut dengan ‘metodologi ilmiah’.
Pada sisi lain dalam kegiatan untuk mencari informai tersebut dengan tujuan untuk menemukan hal-hal yang baru merupakan suatu prinsip -prinsip tertentu atau solusi (pemecahan masalah) tersebut disebut dengan ‘penelitian’. Penelitian juga merupakan kegiatan pengembangan wawasan keilmuan, dalam arti penelitian merupakan saran untuk pengembangan ilmu pengetahuan maupun ilmu sosial.
Sedangkan metodologi penelitian yaitu ilmu yang mempelajari metode-metode penelitian. Metodologi berasal dari kata methodology, maknanya menerangkan metode-metode atau cara-cara. Sedangkan penelitian berasal dari kata research yang berarti berulang melakukan penelitian. Dengan demikian metodologi penelitian bermakna seperangkat pengetahuan tentang langkah- langkah sistematis dan logis tentang pencarian data yang berkenaan dengan masalah tertentu untuk diolah, dianalisis, diambil kesimpulan dan selanjutnya dicarikan cara pemecahannya.
2. Karakteristik Metode Penelitian
Beberapa hal yang menjadi karakteristik metode yaitu sebagai berikut:
a. Metode harus bersifat kritis dan analistis, artinya metode menunjukkan adanya proses yang tepat dan benar untuk mengidentifikasi masalah dan menentukan metode untuk masalah tersebut.
b. Metode harus bersifat logis, yaitu adanya metode yang digunakan untuk memberikan argumentasi ilmiah. Kesimpulan yang dibuat secara rasional didasarkan pada bukti-bukti yang tersedia.
c. Metode bersifat obyektif, yakni obyektivitas itu menghasilkan penyelidikan yang dapat di contoh oleh ilmuan lain dalam studi dan kondisi yang sama.
d. Metode harus bersifat konseptual dan teoritis; oleh karena itu, untuk mengarahkan proses penelitian yang dijalankan, peneliti membutuhkan pengembangan konsep dan struktur teori agar hasilnya dap at dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
e. Metode bersifat empiris, yaitu metode yang dipakai didasarkan pada fakta di lapangan.[2]
3. Jenis-jenis Metode Penelitian
Secara umum metode penelitian itu terdiri dari :
a. Metode kuantitatif
1. Experiment
2. Survey
3. Korelasi
4. Komparatif, dll
b. Metode kualitatif
1. Fenomenologi
2. Ethnography
3. Grounded
4. Historis
5. Studi kasus
B. Pendekatan Ilmiah dan Non-Ilmiah
1. Pendekatan ilmiah
Pendekatan ilmiah merupakan suatu proses yang menggunakan langkah-langkah tertentu secara sistematis, teratur, dan terkontrol terhadap variabel yang ingin diketahui. Menurut Frankle dan Wallen ada lima langkah umum dalam berpikir secara ilmiah, yaitu:
(1) identifikasi masalah
(2) merumuskan masalah
(3) memformulasikan hipotesis
(4 ) memproyeksikan konsekuen/akibat-akibat yang akan terjadi
(5) melakukan pengujian hipotesis.[3]
2. Pendekatan non-ilmiah
Pendekatan non-ilmiah tidak menggunakan suatu aturan tertentu yang logis dan sistematis atau dalam kondisi tertentu secara kebetulan sesuatu itu datang, dan jalan keluar dapat diberikan. Ada beberapa bentuk yang dapat digunakan dalam pendekatan non-ilmiah yaitu:
(1) akal sehat (common sense)
(2) pendapat otoritas (authority)
(3) intuisi (intuition)
(4) penemuan kebetulan dan coba-coba (trials and errors).[4]
Sebagai ga mbaran atau contoh :
“ Andi sakit perut selama seminggu”
Pendekatan ilmiah:
1. Cari data di lapangan, seperti :
Apa yang andi makan ?
2. Periksa ke dokter
3. Tes laboratorium
4. Pengobatan
5. Kesimpulan : “ Andi keracunan”
Pendekatan non-ilmiah:
1. Pergi ke dukun
2. Penyembuhan
3. Kesimpulan : “ Andi terkena guna-guna”
C. Kesimpulan
Metode merupakan cara atau upaya yang dilakukan untuk mencapai suatu tujuan tertentu.
Metodologi merupakan ilmu yang didalamnya membahas tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan metode penelitian.
Pendekatan ilmiah itu merupakan suatu proses dalam menyelesaikan maslah dengan menggunakan aturan-aturan yang sistematis,logis, dan mendasar.
Pendekatan non-ilmiah itu merupakan suatu proses penyelesaian masalah yang tidak dengan berdasar pada suatu aturan tertentu.
DAFTAR PUSTAKA
Amalia, Rizki. 2013. “ Pengertian, karakteristik Dan Langkah-langkah MetodeIlmiah” https://rizkiamaliafebriani.wordpress.com/2013/04/19/pengertian-karakteristik-dan-langkah-langkah-metode-ilmiah/ Diakses pada 19 september 2020.
Ruslan, Rosady. 2003. Metode Penelitian Public Relations dan Komunikasi. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Yusuf, Muri. 2017. Metode Penelitian Kuantitatif, kualitatif & Penelitian Gabungan. Jakarta: PT Fajar Interpratama Mandiri.
[1] Rosady Ruslan, Metode Penelitian Public Relations dan Komunikasi, (Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2003).hal.24.
[2]Rizki Amalia Febriani, “ Pengertian, karakteristik Dan Langkah-langkah MetodeIlmiah”, https://rizkiamaliafebriani.wordpress.com/2013/04/19/pengertian-karakteristik-dan-langkah-langkah-metode-ilmiah/ (diakses pada 19 september 2020, pukul 19.48)
[3] Muri yusuf, Metode Penelitian Kuantitatif, kualitatif & Penelitian Gabungan ( Jakarta: PT Fajar Interpratama Mandiri, 2017), hlm. 15.
[4] Ibid, hlm 12.

Good,
BalasHapus